Senin, 18 Januari 2010

pesankan saya di tempat neraka

Sebuah kisah dimusim panas yang menyengat.
Seorang kolumnis majalah Al Manar
mengisahkannya…

Musim panas merupakan ujian yang cukup berat.
Terutama bagi muslimah, untuk tetap
mempertahankan pakaian kesopanannnya. Gerah
dan
panas tak lantas menjadikannya menggadaikan
akhlak. Berbeda dengan musim dingin, dengan
menutup telinga dan leher kehangatan badan bisa
dijaga. Jilbab bisa sebagai multi fungsi.Dalam
sebuah perjalanan yang cukup panjang,
Cairo-Alexandria; di sebuah mikrobus. Ada
seorang perempuan muda berpakaian kurang layak
untuk dideskripsikan sebagai penutup aurat.
Karena menantang kesopanan. Ia duduk diujung
kursi dekat pintu keluar.

Tentu saja dengan cara pakaian seperti itu
mengundang ‘perhatian’ kalau bisa dibahasakan
sebagai keprihatinan sosial. Seorang bapak
setengah baya yang kebetulan duduk disampingnya
mengingatkan. Bahwa pakaian seperti itu bisa
mengakibatkan sesuatu yang tak baik bagi
dirinya. Disamping pakaian seperti itu juga
melanggar aturan agama dan norma kesopanan.

Tahukah Anda apa respon perempuan muda
tersebut?
Dengan ketersinggungan yang sangat ia
mengekspresikan kemarahannya. Karena merasa
privasinya terusik. Hak berpakaian menurutnya
adalah hak prerogatif seseorang.

“Jika memang bapak mau, ini ponsel saya. Tolong
pesankan saya, tempat di neraka Tuhan Anda!!
Sebuah respon yang sangat frontal.
Dan sang bapak pun hanya beristighfar. Ia terus
menggumamkan kalimat-kalimat Allah.

Detik-detik berikutnya suasanapun hening.
Beberapa orang terlihat kelelahan dan terlelap
dalam mimpinya. Tak terkecuali perempuan muda
itu. Hingga sampailah perjalanan dipenghujung
tujuan. Di terminal akhir mikrobus Alexandria.

Kini semua penumpang bersiap-siap untuk
turun. Tapi mereka terhalangi oleh perempuan
muda tersebut yang masih terlihat tertidur. Ia
berada didekat pintu keluar. “Bangunkan saja!”
begitu kira-kira permintaan para penumpang.

Tahukah apa yang terjadi. Perempuan muda
tersebut benar-benar tak bangun lagi. Ia menemui
ajalnya. Dan seisi mikrobus tersebut terus
beristighfar, menggumamkan kalimat Allah
sebagaimana yang dilakukan bapak tua yang duduk
disampingnya.

Sebuah akhir yang menakutkan. Mati dalam
keadaan
menantang Tuhan. Seandainya tiap orang
mengetahui akhir hidupnya….
Seandainya tiap orang menyadari hidupnya bisa
berakhir setiap saat…
Seandainya tiap orang takut bertemu dengan
Tuhannya dalam keadaan yang buruk…

Seandainya tiap orang tahu bagaimana kemurkaan
Allah…
Sungguh Allah masih menyayangi kita yang masih
terus dibimbing-Nya.
Allah akan semakin mendekatkan orang-orang yang
dekat denganNYA semakin dekat.

Dan mereka yang terlena seharusnya segera
sadar…
mumpung kesempatan itu masih ada.

nauzubilah mindzaliq.

pesankan saya di tempat neraka

Sebuah kisah dimusim panas yang menyengat.
Seorang kolumnis majalah Al Manar
mengisahkannya…

Musim panas merupakan ujian yang cukup berat.
Terutama bagi muslimah, untuk tetap
mempertahankan pakaian kesopanannnya. Gerah
dan
panas tak lantas menjadikannya menggadaikan
akhlak. Berbeda dengan musim dingin, dengan
menutup telinga dan leher kehangatan badan bisa
dijaga. Jilbab bisa sebagai multi fungsi.Dalam
sebuah perjalanan yang cukup panjang,
Cairo-Alexandria; di sebuah mikrobus. Ada
seorang perempuan muda berpakaian kurang layak
untuk dideskripsikan sebagai penutup aurat.
Karena menantang kesopanan. Ia duduk diujung
kursi dekat pintu keluar.

Tentu saja dengan cara pakaian seperti itu
mengundang ‘perhatian’ kalau bisa dibahasakan
sebagai keprihatinan sosial. Seorang bapak
setengah baya yang kebetulan duduk disampingnya
mengingatkan. Bahwa pakaian seperti itu bisa
mengakibatkan sesuatu yang tak baik bagi
dirinya. Disamping pakaian seperti itu juga
melanggar aturan agama dan norma kesopanan.

Tahukah Anda apa respon perempuan muda
tersebut?
Dengan ketersinggungan yang sangat ia
mengekspresikan kemarahannya. Karena merasa
privasinya terusik. Hak berpakaian menurutnya
adalah hak prerogatif seseorang.

“Jika memang bapak mau, ini ponsel saya. Tolong
pesankan saya, tempat di neraka Tuhan Anda!!
Sebuah respon yang sangat frontal.
Dan sang bapak pun hanya beristighfar. Ia terus
menggumamkan kalimat-kalimat Allah.

Detik-detik berikutnya suasanapun hening.
Beberapa orang terlihat kelelahan dan terlelap
dalam mimpinya. Tak terkecuali perempuan muda
itu. Hingga sampailah perjalanan dipenghujung
tujuan. Di terminal akhir mikrobus Alexandria.

Kini semua penumpang bersiap-siap untuk
turun. Tapi mereka terhalangi oleh perempuan
muda tersebut yang masih terlihat tertidur. Ia
berada didekat pintu keluar. “Bangunkan saja!”
begitu kira-kira permintaan para penumpang.

Tahukah apa yang terjadi. Perempuan muda
tersebut benar-benar tak bangun lagi. Ia menemui
ajalnya. Dan seisi mikrobus tersebut terus
beristighfar, menggumamkan kalimat Allah
sebagaimana yang dilakukan bapak tua yang duduk
disampingnya.

Sebuah akhir yang menakutkan. Mati dalam
keadaan
menantang Tuhan. Seandainya tiap orang
mengetahui akhir hidupnya….
Seandainya tiap orang menyadari hidupnya bisa
berakhir setiap saat…
Seandainya tiap orang takut bertemu dengan
Tuhannya dalam keadaan yang buruk…

Seandainya tiap orang tahu bagaimana kemurkaan
Allah…
Sungguh Allah masih menyayangi kita yang masih
terus dibimbing-Nya.
Allah akan semakin mendekatkan orang-orang yang
dekat denganNYA semakin dekat.

Dan mereka yang terlena seharusnya segera
sadar…
mumpung kesempatan itu masih ada.

nauzubilah mindzaliq.

Jumat, 01 Januari 2010

bury your head SAOSIN

Bury your head,
Bury your head,

I was feeling fine, you'll be coming clean tonight
And I'll be falling down with you once again
Call me your valentine, call me once tonight
And I haven't said it's okay

The things you said, I'm rehearsing them,
The things you said, I'm rehearsing them,

They went back on us
(Closed eyes rolled back couldn't step it up)
I could know when to come on to it
It's the thought that emerges
(Take back couldn't step it up)
I could never love the ion vein*

Bury your head, and the child smashed you down
And the psalms will soon recall me again
Fall down below
I'll sleep tonight when you're okay
And I haven't said it's okay

The things you said, I'm rehearsing them,
The things you said, I'm rehearsing them,

They went back on us
(Closed eyes rolled back couldn't step it up)
I could know when to come on to it
It's the thought that emerges
(Take back couldn't step it up)
I could never love the ion vein*

They have been the ones who've seen enough
This is what you call love?

They stole my lies,
Sold right and all,
They wandered around and round my mouth,
They stole my lie,
Sold right and all,
(Stole it all, Stole it all),
They have been the ones who've seen enough

They went back on us
(Closed eyes rolled back couldn't step it up)
I could know when to come on to it
It's the thought that emerges
(Take back couldn't step it up)
I could never love the ion vein*
You'll be coming clean tonight

Selasa, 20 Oktober 2009

perjalananku.........

ceritaa te3ntang cinta..

cerita sebuah cinta,
tentang sebuah rasa,
yang hilang tanpa kata


apa dia menyadari
apa yang ku katakan
isi dalam hatiku


sembunyi pu tak ada...
tak bisa di ungkapkan...


sendiri....dan sendiri lagi....
akankah kita terus bersama dan disini
pa itu cinta
apa itu sayang
aku hanya bisa senyum sendiri

Sabtu, 19 September 2009

Tipe-tipe malware a.l:

*Trojan*
yaitu program 'yg tampaknya' berguna dan gak berbahaya tapi di desain buat mengeksploitasi sistem dan merusak bagian program yg dijangkitinya. Trojan gak bisa me-replika dirinya sendiri.

*Worms*
yaitu program yg bisa bereproduksi ulang dan dapat menyebar ke seluruh sistem jaringan secara otomatis.

*Virus*
yaitu program yg bisa mereplika dirinya sendiri, menulari program-program lain dan menjadikan file-file program yg tertular sebagai infector dan merusak software, hardware, bahkan data yg lagi prosessing.

*Malicious Active Content*
yaitu sebuah tipe malware yg menunggangi script dinamik (Javascript, Java, Active X, atau Visual Basic) dan membawa kode-kode pengganggu program yg menginfeksi komputer melalui jalur download. Dipakai buat nyebarluasin virus, worms, junk-email, ngrekam informasi dari komputer, atau mengalihkan kalian dari situs asli ke situs phising.

*Rogue Programs*
yaitu program yg gak punya legal notice atau keabsahan lain yg biasa tertanam dalam suatu instalasi software/hardware, sebuah program yg gak jelas dan biasanya terdekteksi oleh anti-spyware protection.

*Dialers*
yaitu program instalasi modem dial-up internet connection. Sebagian internet provider (blacklists) memakai program ini buat ndongkrak sistem tagihan koneksi internet kalian. Beruntunglah bagi kalian yg udah pakai jalur internet broadband (seperti DSL atau LAN) karena biasanya komputer yg pakai koneksi internet kayak ini gak membenamkan modem ke dalam sistem operasi komputer.

*Trackware*
yaitu varian malware terbaru, seperti sebutannya, program ini dapat merekam data-data dan informasi rahasia yg kalian lakukan dengan content provider asli (situs) dan mengalihkannya ke situs phising. Varian ini bisa menggabungkan adware, spyware, key loggers, dan sekaligus merekam cookies.